Tampilkan postingan dengan label SOAL-SOAL KIMIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOAL-SOAL KIMIA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 September 2012

SOAL SNMPTN

Gunakan PETUNJUK A untuk menjawab soal nomor 46 sampai dengan nomor 55! 46. Unsur yang mempunyai diagram elektron valensi pada keadaan dasar seperti berikut adalah ... ­¯ ­ ­ ­ ns np
(A) 6C (B) 8O (C) 15P (D) 13Al (E) 16S

47. Bila 2,30 g dimetileter (Mr = 46) dibakar pada tekanan tetap, kalor yang dilepaskan adalah 82,5 kJ. Berdasarkan data ini, kalor pembakaran dimetileter adalah ...
(A) – 413 kJ/mol (B) + 825 kJ/mol (C) – 825 kJ/mol (D) + 1650 kJ/mol (E) – 1650 kJ/mol

48. Percobaan kinetika reaksi X + Y ® P + Q menghasilkan data sebagai berikut. Konsentrasi awal No X (mol dm-3) Y (mol dm-3) Waktu reaksi (detik) 1 0,4 0,01 152 ± 8 2 0,8 0,01 75 ± 4 3 1,2 0,01 51± 3 Orde reaksi terhadap X adalah ..
. (A) nol (B) setengah (C) satu (D) dua (E) tiga www.onlineschools.name 378 Halaman 2

 49. Dalam sebuah generator, sejumlah 12,6 gram CaH2 direaksikan dengan air menurut persamaan reaksi: 2( ) 2 ( ) 2( ) 2( ) 2 ( ) 2 s aq g CaH + H O ®Ca OH + H l Gas hidrogen yang dihasilkan diukur pada P dan T dimana pada keadaan tersebut 16 gram oksigen memiliki volume 10 liter. Volume gas hidrogen yang dihasilkan dalam reaksi di atas adalah ... (Ar H = 1, O = 16, Ca = 40)
  (A) 0,6 L (B) 1,2 L (C) 3,0 L (D) 6,0 L (E) 12,0 L

50. X dan Y adalah dua unsur gas yang dapat membentuk senyawa XY sesuai reaksi: 2( ) 2( ) ( ) 2 g g g X +Y ® XY DH = a kJ 2( ) 2( ) ( ) 2 l X Y XY g g + ® DH = b kJ 2( ) 2( ) ( ) 2 g g s X +Y ® XY DH = c kJ Kalor sublimasi senyawa XY (kJ/mol) pada penurunan temperatur adalah ..
. (A) ½ (c – a) (B) c – a (C) ½ (a – c) (D) a – c (E) a – b – c

 51. Diketahui 5B, 9F, 14Si, 16S, 54Xe. Pasangan senyawa yang mengikuti aturan oktet adalah ...
(A) SF4 dan XeF4 (B) BF4- dan SiF4 (C) SF4 dan SiF4 (D) SiF4 dan XeF4 (E) BF4- dan SF4

52. Suatu senyawa hidrokarbon CxHy (g) dibakar secara sempurna dengan oksigen berlebih sehingga menghasilkan 264 g CO2 (Mr = 44) dan 54 g H2O. Rumus molekul yang mungkin bagi hidrokarbon tersebut adalah ...
(A) C4H10 (B) C4H8 (C) C5H10 (D) C6H6 (E) C6H8

53. 100 mL HCOOH 0,01 M dicampur dengan 100 mL HCOONa 0,005 M. Campuran tersebut ditambahkan air sehingga volumenya 500 mL. Jika Ka HCOOH adalah 4 1,8 10 × − , maka pH campuran tersebut adalah ...
 (A) 5 – log 3,6 (B) 5 – log 3,2 (C) 4 – log 7,2 (D) 4 – log 3,6 (E) 4 – log 1,8 www.onlineschools.name 378 Halaman 3

54. Diketahui Kf air = 1,86. Ar H = 1, C = 12, dan O = 16. Titik beku air dalam radiator mobil yang berisi cairan dengan perbandingan 62 g etilen glikol, HOCH2CH2OH, dalam 500 g air adalah ...
 (A) – 0,93oC (B) – 1,86oC (C) – 3,72oC (D) – 5,58oC (E) – 7,64oC

55. Pemanasan natrium bikarbonat akan menghasilkan CO2 menurut rekasi berikut: 2 ( ) ( ) ( ) ( ) 3 2 3 2 2 NaHCO s Û Na CO s +CO g + H O g Jika pada 125oC nilai Kp untuk reaksi tersebut adalah 0,25 maka tekanan parsial (atm) karbondioksida dan uap air dalam sistem kesetimbangan adalah ...
 (A) 0,25 (B) 0,50 (C) 1,00 (D) 2,00 (E) 4,00
 Gunakan PETUNJUK B untuk menjawab soal nomor 56 sampai dengan nomor 57!
56. Dimetileter lebih polar dibandingkan etanol. SEBAB Senyawa organik golongan alkohol selalu mengandung gugus hidroksil.

57. Etanol dapat dibuat dari reaksi antara bromoetana dengan NaOH. SEBAB Ion OH- lebih basa dibandingkan dengan Br-. Gunakan PETUNJUK C untuk menjawab soal nomor 58 sampai dengan nomor 60!

 58. Penambahan 81 mg Na2CrO4 (Mr = 162) ke dalam 1 L larutan yang mengandung Ba(NO3)2 dan Pb(NO3)2 masing-masing dengan konsentrasi 0,01 M menghasilkan ... (1) PbCrO4 (2) BaCrO4 (3) endapan berwarna kuning muda (4) endapan garam rangkap

59. Suatu sel kering bekerja menurut reaksi: ( ) 2( ) 2 4( ) 2 s s s Zn + MnO ®ZnMn O Untuk menghasilkan muatan sebesar 965 Coulomb maka ... (Ar Zn = 65; Mn = 55; O = 16; dan Konstanta Faraday = 96500 Coulomb/mol elektron) (1) jumlah Zn yang bereaksi adalah 0,325 g (2) jumlah MnO2 yang bereaksi adalah 1,10 g (3) jumlah ZnMn2O4 yang terbentuk adalah 0,005 mol (4) dalam sel tersebut MnO2 bertindak sebagai reduktor www.onlineschools.name 378 Halaman 4

60. Diketahui beberapa setengah reaksi berikut: + ® − Br 2e 2Br 2 E 1,087 V o = + ® − I 2e 2I 2 E 0,535 V o = MnO 8H 5e Mn 4H O 2 2 4 − + + + ® + + E 1,491 V o = Cr O 14H 6e 2Cr 7H O 2 2 3 2 7 − + + + ® + + E 1,330 V o = Pernyataan yang benar berkaitan dengan data setengah reaksi di atas adalah ... (1) molekul bromin dapat dioksidasi oleh iodida. (2) ion dikromat tidak dapat mengoksidasi ion iodida dalam suasana netral. (3) ion dikromat dapat mengoksidasi ion permanganat. (4) ion dikromat dapat mengoksidasi bromin dalam suasana asam. www.onlineschools.name

Kamis, 01 Desember 2011

SOAL LATIHAN KELAS XI


1.        Berikut pernyataan yang benar mengenai suatu larutan yang telah mencapai keadaan tepat jenuh adalah........
a.       Keadaan dimana suhu larutan bertambah
b.      larutan mengendap 
c.       Proses melarut dan mengendap sama cepat
d.      Proses melarut meningkat
e.       Tepat terbentuk endapan
2.        Besarnya kelarutan dipengaruhi oleh...........
a.           pH, udara, klembaban
b.          jenis zat terlarut, pH, kelembaban
c.           jenis zat terlarut, pH, tekanan, udara
d.          jenis zat terlarut, jenis zat pelarut, udara
e.           jenis zat terlarut, jenis pelarut, suhu, pH, volume
3.        Jika kelarutan suatu garam adalah x mol/L, maka pernyataan di bawah ini yang benar adalah….
a.    x mol garam dilarutkan akan terbentuk endapan
b.    x mol garam dilarutkan akan terbentuk larutan lewat jenuh
c.    x mol garam akan larut dalam 1 gram air
d.   garam dilarutkan kurang dari x mol maka terbentuk endapan
e.    Dalam 1 L, jumlah maksimum garam yang dapat larut adalah x mol
4.        Dalam 250 mL larutan jenuh AgCl terkandung AgCl sebanyak 0,05 mmol. Kelarutan garam tersebut adalah............mol/L
a.    0,2                               c. 0,002                       e. 0,005
b.   0,02                             d. 0,05
5.        Suatu larutan 11,6 gram Mg(OH)2 dilarutkan dalam 500 mL larutan dan diperoleh Mg(OH)2 tepat jenuh. Maka kelarutan Mg(OH)2 tersebut adalah......(Ar Mg = 24, O = 16, H = 1)
a.    0,2 M                           c. 0,4 M                       e. 0,5 M
b.   0,02 M                         d. 0,04 M
6.        Hasil perkalian konsentrasi ion-ion dalam larutan jenuh, masing-masing dipangkatkan dengan koefisien ionisasinya disebut ....
a.       Zat terlarut
b.      Hubungan kelarutan
c.       Satuan kelarutan
d.      Kelarutan
e.       Tetapan hasil kali kelarutan
7.        Al2(CO3)3  (s) 2Al3+(aq)  +  3CO32-(aq)
Tetapan hasil kali kelarutan untuk Al2(CO3)3  adalah .....
a.    Ksp Al2(CO3)3  = [Al3+]2 [CO32-]3
b.    Ksp Al2(CO3)3 = [CO32-]
c.     Ksp Al2(CO3)3 = [Al3+]
d.   Ksp Al2(CO3)3 = [CO32-] / Al2(CO3)3
e.    Ksp Al2(CO3)3 = [Al32-] / Al2(CO3)3
8.        Bila kelarutan kalsium fosfat (Ca3(PO4)2) dalam air adalah a mol L–1, maka harga Ksp  dari zat itu adalah ....
a.     a2                                            c. 27a3                         e. 108a5          
b.    4a2                                           d. 27a4
9.        Hasil kali kelarutan timbal(II)iodida adalah ....
a.     Ksp PbI2 = [Pb2+] [I]2                                                d. Ksp PbI2 = [Pb2+] [2I]2
b.    Ksp PbI2 = [Pb2+] [2I]                                    e. Ksp PbI2 = [Pb2+] [I]
c.     Ksp PbI2 = [Pb2+] [I2–]
10.    Di antara senyawa Hg2Br2 ,  BaF2,  Ag3PO4, Fe(OH)3 masing – masing kelarutannya adalah s mol/L. Yang memiliki harga Ksp = 27S4 adalah ….
a.    Hg2Br2, BaF2, Ag3PO4            c. BaF2, Fe(OH)3         e. BaF2, Ag3PO4
b.    Hg2Br2, Ag3PO4                      d. Fe(OH)3,  Ag3PO4   
11.    Jika konsentrasi Ca2+ dalam larutan jenuh CaF2 = 2 x 103 mol L–1, maka hasil kali kelarutan CaF2 adalah ....
a.    8 x 10–8                                    c. 3,2 x 10-9                             e. 3,2 x 10–10
b.    3,2 x 108                     d. 1,6 x 10–10
12.    Kelarutan Mg(OH)2 dalam air sebesar 1 x 10–2 mol L–1, maka Ksp Mg(OH)2 adalah ....
a.    1 x 10–6                                                c. 4 x 10–6                                        e. 4 x 10-4
b.    2 x 10–6                                                d. 2 x 10–4
13.    Jika pada ToC Ksp PbI2 = 4 x 10-9, maka massa PbI2  yang dapat larut untuk mendapatkan 100 mL larutan PbI2  jenuh adalah.........
a.    0,462 mg                                   c. 46,2 mg                               e. 4620 mg
b.   4,62 mg                                     d. 462 mg
14.    Kesetimbangan larutan pada reaksi :
Ag2CrO4 (s)  2Ag+ (aq) + CrO42- (aq)
Jika larutan Ag2CrO4 adalah x, maka tetapan hasil kali kelarutannya adalah....
a. x2                                                d. 27x3
b.4x2                                  e. 27x4
c. 4x3
15.    Persamaan Ksp suatu garam yang sukar larut [A+]2[B2-] adalah 4s3, maka rumus kimia garam tersebut adalah........
a.    AB                                                         c. A2B2                                                e.A2B3
b.    A2B                                                     d. AB2
16.    Konsentrasi ion Ca2+ dalam larutan jenuh Ca3(PO4)2 adalah x mol/L, maka kelarutan ion PO43- sebesar … mol/L
a.    2x/3                                         c. 3x/2                                     e. 3x
b.    x                                                          d. 2x
17.    Garam dengan kelarutan paling besar adalah … .
a.  AgCl, Ksp = 1 x 10–10                           d. Ag2S, Ksp = 1,6 × 1026
b. AgI, Ksp = 1 x 10–16                             e. Ag2C2O4, Ksp = 1,1 × 10–11
c.  Ag2CrO4, Ksp = 3,2 × 10–11
18.    Diketahui : 1. Barium Hidroksida,
2. Perak Klorida,
3. Kalsium Karbonat,
4. Barium Fosfat,
5. Perak Bromida
Zat-zat diatas yang memiliki kelarutan yang sama besar, jika Ksp-nya sama besar adalah...
a.  2,3,4                                          c. 1,2,3                                                e. 1,3,5           
b. 2,3,5                                          d. 1,2,4

19.    Jika Ksp Ag2CrO4 = 1,1 x 10-11, maka kelarutan Ag2CrO4 dalam air ialah ...
a.    6,5 x 10-5 M                                         d. 1,4 x 10-4
b.    13 x 10-5 M                                          e. 1,8 x 10-4 M
c.    0,9 x 10-5 M
20.    Suatu garam LM dilarutkan dalam 500 mL air, jika pada suhu tertentu Ksp garam tersebut adalah 1,6 x 10-11, maka mol garam LM yang larut adalah.....
a.    2x10-6  mol                              c. 2x10-5 mol                           e. 4x10-6 mol
b.    4x10-5  mol                             d. 8x10-6 mol
21.    Larutan  jenuh MgF2 sebanyak 100 ml pada 18oC diuapkan dan diperoleh x mgram MgF2 padat.  Jika Ksp MgF2 pada suhu yang sama adalah 6,9x10-9, maka x adalah …. (Ar Mg = 24, F = 19)
a.    7,4 mg                                     c. 12 mg                                  e. 6,4 x 10-3 mg
b.    6,4 mg                                                 d. 7,4 x10-3 mg
22.    Nilai Ksp untuk Ag2SO4 yang membentuk larutan jenuh ketika di dalamnya dilarutkan 5,4 gram Ag2SO4 dalam 1 liter air adalah..... Diketahui : Ar Ag = 108, S= 32, O = 16)
a.     1,80 x 10-4                               c. 2,30 x 10-6                           e. 1,98 x 10-8
b.    1,96 x 10-5                               d. 4,55 x 10-7
23.    Pernyataan berikut ini benar, kecuali..........
a.    Penambahan ion sejenis akan menggeser kesetimbangan ke arah reaktan
b.    Penambahan kation sejenis memperkecil kelarutan suatu zat
c.    Harga kelarutan suatu zat berubah jika dilakukan penambahan anion sejenis
d.   Penambahan ion sejenis memperkecil kelarutan suatu zat
e.    Penambahan ion sejenis memperbesar kelarutan suatu zat
24.    Dalam suatu larutan jenuh BaCO3 ditambahkan larutan BaSO4 maka yang akan terjadi adalah ….
a.       Penambahan BaSO4 akan membuat kelarutan BaCO3 akan semakin besar
b.      Penambahan BaSO4 akan membuat kelarutan BaCO3 akan semakin kecil
c.       Penambahan BaSO4 akan memperbesar kelarutan ion Ba2+
d.      Penambahan BaSO4 akan memperbesar konsentrasi ion CO32-
e.       Penambahan BaSO4 akan memperbesar kelarutan ion BaCO3
25.    Disediakan: Gelas I                      : 0,01 M HCl               Gelas IV          : 0,20 M HCl
   Gelas II        : 0,10 M HCl               Gelas V                       : 2,00 M HCl
   Gelas III       : 1,00 M HCl
Jika ke dalam kelima gelas kimia itu dilarutkan sejumlah perak kloorida padat, maka perak klorida padat akan paling mudah larut dalam gelas kimia bernomor.....
a.    I                                               c. III                            e. V
b.    II                                             d. IV  
26.    Kelarutan garam AgCl bertambah kecil dalam larutan … .
a.    NaCl dan NaCN                     d. NaCl dan AgNO3
b.   NaCN dan AgNO3     e. NH4OH pekat
c.    AgNO3 dan NH4OH
27.    Fe(OH)2  Fe2+ + 2OH-
I.                                                                              Penambahan  padatan NaCl
II.                                                                              Penambahan Aquades
III.                                                                              Penambahan padatan FeCl2
Pernyataan di atas yan memperkecil kelarutan Fe(OH)2 adalah........
a.       I dan II                                  c. I dan III                  e. Hanya III
b.      II dan III                   d. Hanya II
28.    Kelarutan PbI2 yang terkecil terdapat dalam......
a.       Air murni                   d. KNO3 0,2 M
b.      NaI 0,1 M                  e. KI 1 M
c.       Pb(NO3)2 0,1 M
29.    Bila kelarutan AgBr dalam air adalah 3 x 10–6 mol L–1, maka kelarutan AgBr dalam larutan CaBr2 0,05 M adalah ....
a.     6 x 10–9                                    c. 9 x 10–11                               e. 3 x 10–5
b.    9 x 10–9                                               d. 3 x 10–9
30.    Kelarutan AgCl dalam air sebesar 1x10-5 mol/L. Kelarutan AgCl dalam larutan CaCl2 0,05 M adalah.........
a.    1 x 10-9                                    c. 5 x 10-7                                e. 1 x 10-4
b.    2 x 10-9                                    d. 2 x 10-4
31.    Larutan AgI memiliki kelarutan sebesar 9,5 x 10-9 mol/L. Bila larutan AgI ini dimasukkan kedalam larutan Ag2CrO4 0,05 M, maka kelarutan AgI dalam Ag2CrO4 tersebut adalah....
a.    9,02 x 10-16 mol/L                   d. 1,55 x 10-14 mol/L  
b.   2,00 x 10-15 mol/L                   e. 5,02 X 10-10 mol/L
c.    2,01 x 10-14 mol/L
32.    Banyaknya Ag2CrO4 (Mr = 224) yang dapat larut dalam 500 mL AgNO3 0,1 M adalah.....(Ksp Ag2CrO4 = 2 x 10-10)
a.     2,24 x 10-6 g                            d. 4,48 x 10-8 g
b.    22,4 x 10-8 g                            e. 9,96 x 10-8 g
c.     2,24 x 10-8 g
33.    Salah satu faktor yang mempengaruhi kelarutan suatu zat adalah tingkat keasaman suatu larutan (pH). Berikut ini pernyataan yang benar mengenai hal tersebut adalah...
a.    Suatu larutan yang bersifat asam cenderung memperkecil kelarutan suatu zat
b.    Suatu larutan yang bersifat asam cenderung memperbesar kelarutan suatu zat
c.    Suatu larutan yang bersifat asam cenderung tidak berpengaruh terhadap kelarutan suatu zat
d.   Suatu larutan yang bersifat basa memiliki kelarutan yang sama dengan air murni
e.    Suatu larutan yang bersifat basa dan bersifat asam memiliki kelarutan yang sama
34.    Tingkat keasamaan larutan (pH) dapat mempengaruhi kelarutan dari berbagai zat. Suatu basa umumnya sukar larut dalam larutan....
a.    Basa                                        d. Gula
b.   asam                                        e. Benzena
c.    Air
35.    Pada kelarutan Zn(OH)2, bila larutan tersebut berada dalam suasana lebih asam, maka... 
a.    Konsentrasi ion hidroksida berkurang                                               
b.    Konsentrasi ion hidroksida bertambah
c.    Konsentrasi ion hidroksida tetap
d.   Konsentrasi ion Zn2+ (aq) berkurang  
e.    Seng hidroksida lebih sukar larut
36.    Kalsium karbonat dalam pualam dan batu kapur memiliki kelarutan yang lebih besar bila dilarutkan dalam larutan....
a.     Air netral                     d. buffer basa
b.    Basa                               e. alkohol
c.     Asam
37.    Kelarutan garam dimana anionnya adalah basa lemah atau basa kuat yang berbeda dipengaruhi oleh pH. Seperti pada Kalsium Florida yang memiliki kesetimbangan :
CaF2 (s)  Ca2+ (aq) + 2F- (aq)    Ksp = 3,9 x 10-11
Jika larutan dibuat lebih asam, maka .......
a.    Konsentrasi ion kalsium akan turun                           
b.    Konsentrasi ion kalsium akan naik
c.    Konsentrasi ion Florida bertambah
d.   ion kalsium bereaksi dengan ion hidronium
e.    Kelarutan garam Florida turun                                   
38.    Ksp Zn(OH)2 pada ToC adalah 2 x 10-27, jika  Zn(OH)2 dilarutkan dalam larutan dengan pH = 8, maka konsentrasi maksimum ion Zn2+ yang dapat larut adalah....
a.    2 x 10-14                                   c. 2 x 10-15                   e. 2 x 10-18
b.   2 x 10-16                                   d. 2 x 10-17
39.    Kelarutan Mg(OH)2 dalam air sebesar 5x10-2 mol/L, maka kelarutan jenuh L(OH)2 dalam air mempunyai pH sebesar.......
a.     10,3                             c. 1,2                           e. 3,7
b.    9,7                               d. 13
40.    Diketahui hasil kali kelarutan Mg(OH)2 = 2 x 10-12, maka kelarutan Mg(OH)2 pada larutan yang mempunyai pH = 12 adalah........
a.     2 x 10-4 mol/L              c. 2 x 10-6 mol/L                      e. 2 x 10-8 mol/L