Gunakan PETUNJUK A untuk menjawab soal nomor 46 sampai dengan nomor 55!
46. Unsur yang mempunyai diagram elektron valensi pada keadaan dasar seperti berikut
adalah ...
¯
ns np
(A) 6C
(B) 8O
(C) 15P
(D) 13Al
(E) 16S
47. Bila 2,30 g dimetileter (Mr = 46) dibakar pada tekanan tetap, kalor yang dilepaskan adalah
82,5 kJ. Berdasarkan data ini, kalor pembakaran dimetileter adalah ...
(A) – 413 kJ/mol
(B) + 825 kJ/mol
(C) – 825 kJ/mol
(D) + 1650 kJ/mol
(E) – 1650 kJ/mol
48. Percobaan kinetika reaksi X + Y ® P + Q menghasilkan data sebagai berikut.
Konsentrasi awal
No
X (mol dm-3) Y (mol dm-3)
Waktu reaksi
(detik)
1 0,4 0,01 152 ± 8
2 0,8 0,01 75 ± 4
3 1,2 0,01 51± 3
Orde reaksi terhadap X adalah ..
.
(A) nol
(B) setengah
(C) satu
(D) dua
(E) tiga
www.onlineschools.name
378
Halaman 2
49. Dalam sebuah generator, sejumlah 12,6 gram CaH2 direaksikan dengan air menurut
persamaan reaksi:
2( ) 2 ( ) 2( ) 2( ) 2 ( ) 2 s aq g CaH + H O ®Ca OH + H
l
Gas hidrogen yang dihasilkan diukur pada P dan T dimana pada keadaan tersebut 16 gram
oksigen memiliki volume 10 liter. Volume gas hidrogen yang dihasilkan dalam reaksi di
atas adalah ...
(Ar H = 1, O = 16, Ca = 40)
(A) 0,6 L
(B) 1,2 L
(C) 3,0 L
(D) 6,0 L
(E) 12,0 L
50. X dan Y adalah dua unsur gas yang dapat membentuk senyawa XY sesuai reaksi:
2( ) 2( ) ( ) 2 g g g X +Y ® XY DH = a kJ
2( ) 2( ) ( ) 2 l X Y XY g g
+ ® DH = b kJ
2( ) 2( ) ( ) 2 g g s X +Y ® XY DH = c kJ
Kalor sublimasi senyawa XY (kJ/mol) pada penurunan temperatur adalah ..
.
(A) ½ (c – a)
(B) c – a
(C) ½ (a – c)
(D) a – c
(E) a – b – c
51. Diketahui 5B, 9F, 14Si, 16S, 54Xe. Pasangan senyawa yang mengikuti aturan oktet adalah ...
(A) SF4 dan XeF4
(B) BF4- dan SiF4
(C) SF4 dan SiF4
(D) SiF4 dan XeF4
(E) BF4- dan SF4
52. Suatu senyawa hidrokarbon CxHy (g) dibakar secara sempurna dengan oksigen berlebih
sehingga menghasilkan 264 g CO2 (Mr = 44) dan 54 g H2O. Rumus molekul yang mungkin
bagi hidrokarbon tersebut adalah ...
(A) C4H10
(B) C4H8
(C) C5H10
(D) C6H6
(E) C6H8
53. 100 mL HCOOH 0,01 M dicampur dengan 100 mL HCOONa 0,005 M. Campuran tersebut
ditambahkan air sehingga volumenya 500 mL. Jika Ka HCOOH adalah 4 1,8 10
× − , maka pH
campuran tersebut adalah ...
(A) 5 – log 3,6
(B) 5 – log 3,2
(C) 4 – log 7,2
(D) 4 – log 3,6
(E) 4 – log 1,8
www.onlineschools.name
378
Halaman 3
54. Diketahui Kf air = 1,86. Ar H = 1, C = 12, dan O = 16. Titik beku air dalam radiator mobil
yang berisi cairan dengan perbandingan 62 g etilen glikol, HOCH2CH2OH, dalam 500 g air
adalah ...
(A) – 0,93oC
(B) – 1,86oC
(C) – 3,72oC
(D) – 5,58oC
(E) – 7,64oC
55. Pemanasan natrium bikarbonat akan menghasilkan CO2 menurut rekasi berikut:
2 ( ) ( ) ( ) ( ) 3 2 3 2 2 NaHCO s Û Na CO s +CO g + H O g
Jika pada 125oC nilai Kp untuk reaksi tersebut adalah 0,25 maka tekanan parsial (atm)
karbondioksida dan uap air dalam sistem kesetimbangan adalah ...
(A) 0,25
(B) 0,50
(C) 1,00
(D) 2,00
(E) 4,00
Gunakan PETUNJUK B untuk menjawab soal nomor 56 sampai dengan nomor 57!
56. Dimetileter lebih polar dibandingkan etanol.
SEBAB
Senyawa organik golongan alkohol selalu mengandung gugus hidroksil.
57. Etanol dapat dibuat dari reaksi antara bromoetana dengan NaOH.
SEBAB
Ion OH- lebih basa dibandingkan dengan Br-.
Gunakan PETUNJUK C untuk menjawab soal nomor 58 sampai dengan nomor 60!
58. Penambahan 81 mg Na2CrO4 (Mr = 162) ke dalam 1 L larutan yang mengandung Ba(NO3)2
dan Pb(NO3)2 masing-masing dengan konsentrasi 0,01 M menghasilkan ...
(1) PbCrO4
(2) BaCrO4
(3) endapan berwarna kuning muda
(4) endapan garam rangkap
59. Suatu sel kering bekerja menurut reaksi:
( ) 2( ) 2 4( ) 2 s s s Zn + MnO ®ZnMn O
Untuk menghasilkan muatan sebesar 965 Coulomb maka ... (Ar Zn = 65; Mn = 55; O = 16;
dan Konstanta Faraday = 96500 Coulomb/mol elektron)
(1) jumlah Zn yang bereaksi adalah 0,325 g
(2) jumlah MnO2 yang bereaksi adalah 1,10 g
(3) jumlah ZnMn2O4 yang terbentuk adalah 0,005 mol
(4) dalam sel tersebut MnO2 bertindak sebagai reduktor
www.onlineschools.name
378
Halaman 4
60. Diketahui beberapa setengah reaksi berikut:
+ ® − Br 2e 2Br 2 E 1,087 V o =
+ ® − I 2e 2I 2 E 0,535 V o =
MnO 8H 5e Mn 4H O 2
2
4
− + + + ® + +
E 1,491 V o =
Cr O 14H 6e 2Cr 7H O 2
2 3
2 7
− + + + ® + +
E 1,330 V o =
Pernyataan yang benar berkaitan dengan data setengah reaksi di atas adalah ...
(1) molekul bromin dapat dioksidasi oleh iodida.
(2) ion dikromat tidak dapat mengoksidasi ion iodida dalam suasana netral.
(3) ion dikromat dapat mengoksidasi ion permanganat.
(4) ion dikromat dapat mengoksidasi bromin dalam suasana asam.
www.onlineschools.name
chemistry is ilmu yang mempelajari tentang berbagai jenis reaksi kimia dan senyawa- senyawa yang ada di alam semesta
Tampilkan postingan dengan label SOAL-SOAL KIMIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOAL-SOAL KIMIA. Tampilkan semua postingan
Minggu, 02 September 2012
Kamis, 01 Desember 2011
SOAL LATIHAN KELAS XI
1.
Berikut pernyataan yang benar mengenai
suatu larutan yang telah mencapai keadaan tepat jenuh adalah........
a. Keadaan
dimana suhu larutan bertambah
b. larutan mengendap
c. Proses
melarut dan mengendap sama cepat
d. Proses
melarut meningkat
e. Tepat terbentuk endapan
2.
Besarnya
kelarutan dipengaruhi oleh...........
a.
pH,
udara, klembaban
b.
jenis
zat terlarut, pH, kelembaban
c.
jenis
zat terlarut, pH, tekanan, udara
d.
jenis
zat terlarut, jenis zat pelarut, udara
e.
jenis
zat terlarut, jenis pelarut, suhu, pH, volume
3.
Jika kelarutan suatu garam adalah x mol/L, maka pernyataan
di bawah ini yang benar adalah….
a.
x
mol garam dilarutkan akan terbentuk endapan
b.
x
mol garam dilarutkan akan terbentuk larutan lewat jenuh
c.
x
mol garam akan larut dalam 1 gram air
d.
garam
dilarutkan kurang dari x mol maka terbentuk endapan
e. Dalam 1 L, jumlah maksimum garam yang
dapat larut adalah x mol
4.
Dalam
250 mL larutan jenuh AgCl terkandung AgCl sebanyak 0,05 mmol. Kelarutan garam
tersebut adalah............mol/L
a. 0,2 c.
0,002 e. 0,005
b. 0,02 d.
0,05
5.
Suatu
larutan 11,6 gram Mg(OH)2 dilarutkan dalam 500 mL larutan dan
diperoleh Mg(OH)2 tepat jenuh. Maka kelarutan Mg(OH)2
tersebut adalah......(Ar Mg = 24, O = 16, H = 1)
a. 0,2 M c.
0,4 M e. 0,5 M
b. 0,02 M d.
0,04 M
6.
Hasil
perkalian konsentrasi ion-ion dalam larutan jenuh, masing-masing dipangkatkan dengan
koefisien ionisasinya disebut ....
a.
Zat
terlarut
b.
Hubungan
kelarutan
c.
Satuan
kelarutan
d.
Kelarutan
e.
Tetapan
hasil kali kelarutan
7.
Al2(CO3)3 (s)
2Al3+(aq) + 3CO32-(aq)
Tetapan hasil kali kelarutan untuk Al2(CO3)3
adalah .....
a.
Ksp
Al2(CO3)3 = [Al3+]2
[CO32-]3
b.
Ksp
Al2(CO3)3 = [CO32-]
c.
Ksp Al2(CO3)3
= [Al3+]
d.
Ksp
Al2(CO3)3 = [CO32-] / Al2(CO3)3
e.
Ksp
Al2(CO3)3 = [Al32-] / Al2(CO3)3
8.
Bila kelarutan kalsium fosfat (Ca3(PO4)2)
dalam air adalah a mol L–1, maka harga Ksp dari zat itu adalah ....
a.
a2 c.
27a3 e.
108a5
b.
4a2 d.
27a4
9.
Hasil kali
kelarutan timbal(II)iodida adalah ....
a. Ksp PbI2 = [Pb2+] [I–]2 d.
Ksp PbI2 = [Pb2+]
[2I–]2
b.
Ksp PbI2 = [Pb2+] [2I–] e. Ksp PbI2
= [Pb2+] [I–]
c. Ksp PbI2 = [Pb2+] [I2–]
10. Di
antara senyawa Hg2Br2 , BaF2, Ag3PO4, Fe(OH)3 masing – masing kelarutannya adalah s mol/L. Yang
memiliki harga Ksp = 27S4 adalah ….
a. Hg2Br2, BaF2, Ag3PO4 c. BaF2, Fe(OH)3 e. BaF2,
Ag3PO4
b. Hg2Br2, Ag3PO4
d.
Fe(OH)3, Ag3PO4
11.
Jika konsentrasi Ca2+ dalam larutan jenuh CaF2 = 2 x 10–3 mol L–1, maka hasil kali kelarutan CaF2
adalah ....
a. 8 x 10–8 c.
3,2 x 10-9 e.
3,2 x 10–10
b. 3,2 x 10–8 d.
1,6 x 10–10
12.
Kelarutan Mg(OH)2
dalam air sebesar 1 x 10–2 mol L–1,
maka Ksp Mg(OH)2 adalah ....
a. 1 x 10–6 c. 4 x 10–6 e. 4 x 10-4
b.
2 x 10–6 d. 2 x 10–4
13.
Jika pada ToC Ksp PbI2 = 4 x 10-9,
maka massa PbI2 yang dapat
larut untuk mendapatkan 100 mL larutan PbI2 jenuh adalah.........
a.
0,462 mg c.
46,2 mg e.
4620 mg
b.
4,62 mg d. 462 mg
14.
Kesetimbangan
larutan pada reaksi :
Ag2CrO4 (s)
2Ag+ (aq) +
CrO42- (aq)
Jika larutan Ag2CrO4 adalah x, maka tetapan
hasil kali kelarutannya adalah....
a. x2 d. 27x3
b.4x2 e.
27x4
c. 4x3
15.
Persamaan Ksp suatu garam yang sukar larut [A+]2[B2-]
adalah 4s3, maka rumus kimia garam tersebut adalah........
a.
AB c. A2B2 e.A2B3
b.
A2B d. AB2
16.
Konsentrasi ion Ca2+ dalam larutan jenuh Ca3(PO4)2
adalah x mol/L, maka kelarutan ion PO43- sebesar … mol/L
a. 2x/3
c. 3x/2 e. 3x
b. x
d.
2x
17.
Garam dengan
kelarutan paling besar adalah … .
a. AgCl, Ksp = 1 x 10–10 d.
Ag2S, Ksp = 1,6 × 10–26
b. AgI, Ksp = 1 x 10–16 e.
Ag2C2O4, Ksp =
1,1 × 10–11
c. Ag2CrO4, Ksp = 3,2 × 10–11
18. Diketahui
: 1. Barium Hidroksida,
2.
Perak Klorida,
3.
Kalsium Karbonat,
4.
Barium Fosfat,
5.
Perak Bromida
Zat-zat
diatas yang memiliki kelarutan yang sama besar, jika Ksp-nya sama besar
adalah...
a. 2,3,4 c.
1,2,3 e.
1,3,5
b. 2,3,5 d.
1,2,4
19.
Jika Ksp Ag2CrO4 = 1,1 x 10-11,
maka kelarutan Ag2CrO4 dalam air ialah ...
a. 6,5 x 10-5 M d.
1,4 x 10-4
b. 13
x 10-5 M e.
1,8 x 10-4 M
c. 0,9
x 10-5 M
20. Suatu garam LM dilarutkan dalam 500 mL air, jika
pada suhu tertentu Ksp garam tersebut adalah 1,6 x 10-11, maka mol
garam LM yang larut adalah.....
a. 2x10-6 mol c. 2x10-5 mol e.
4x10-6
mol
b. 4x10-5 mol d. 8x10-6 mol
21. Larutan jenuh MgF2 sebanyak 100 ml pada 18oC
diuapkan dan diperoleh x mgram MgF2 padat. Jika
Ksp MgF2 pada suhu yang sama adalah 6,9x10-9, maka x
adalah …. (Ar Mg = 24,
F = 19)
a.
7,4 mg c.
12 mg e. 6,4 x 10-3 mg
b.
6,4 mg d.
7,4 x10-3 mg
22.
Nilai Ksp untuk Ag2SO4 yang membentuk larutan jenuh ketika di dalamnya dilarutkan 5,4 gram Ag2SO4
dalam 1 liter air adalah..... Diketahui : Ar Ag = 108, S= 32, O = 16)
a.
1,80 x 10-4 c.
2,30 x 10-6 e.
1,98 x 10-8
b.
1,96 x 10-5 d.
4,55 x 10-7
23. Pernyataan
berikut ini benar,
kecuali..........
a. Penambahan
ion sejenis akan menggeser kesetimbangan ke arah
reaktan
b. Penambahan
kation sejenis memperkecil kelarutan suatu zat
c. Harga
kelarutan suatu zat berubah jika dilakukan penambahan anion sejenis
d. Penambahan
ion sejenis memperkecil kelarutan suatu zat
e. Penambahan
ion sejenis memperbesar kelarutan suatu zat
24.
Dalam suatu larutan jenuh BaCO3 ditambahkan larutan
BaSO4 maka yang akan terjadi adalah ….
a. Penambahan BaSO4 akan membuat kelarutan BaCO3
akan semakin besar
b.
Penambahan
BaSO4 akan membuat kelarutan BaCO3 akan semakin kecil
c.
Penambahan
BaSO4 akan memperbesar kelarutan ion Ba2+
d.
Penambahan
BaSO4 akan memperbesar konsentrasi ion CO32-
e.
Penambahan
BaSO4 akan memperbesar kelarutan ion BaCO3
25.
Disediakan:
Gelas I : 0,01 M HCl Gelas
IV : 0,20 M HCl
Gelas II : 0,10 M HCl Gelas V : 2,00 M HCl
Gelas III : 1,00 M HCl
Jika ke dalam kelima gelas kimia itu dilarutkan sejumlah
perak kloorida padat, maka perak klorida padat akan paling mudah larut dalam
gelas kimia bernomor.....
a.
I c.
III e. V
b.
II d. IV
26.
Kelarutan garam AgCl bertambah kecil dalam larutan … .
a. NaCl dan NaCN d.
NaCl dan AgNO3
b. NaCN dan AgNO3 e.
NH4OH pekat
c. AgNO3 dan NH4OH
27.
Fe(OH)2
Fe2+ + 2OH-
I.
Penambahan padatan NaCl
II.
Penambahan
Aquades
III.
Penambahan
padatan FeCl2
Pernyataan di atas yan memperkecil kelarutan Fe(OH)2
adalah........
a.
I
dan II c.
I dan III e. Hanya III
b.
II
dan III d. Hanya II
28.
Kelarutan PbI2 yang terkecil terdapat
dalam......
a. Air murni d. KNO3 0,2 M
b. NaI 0,1 M e. KI 1 M
c. Pb(NO3)2
0,1 M
29.
Bila kelarutan
AgBr dalam air adalah 3 x 10–6
mol L–1, maka kelarutan AgBr dalam larutan CaBr2 0,05 M
adalah ....
a. 6 x 10–9 c.
9 x 10–11 e.
3 x 10–5
b. 9 x 10–9 d. 3 x 10–9
30. Kelarutan
AgCl dalam air sebesar
1x10-5 mol/L. Kelarutan AgCl dalam larutan CaCl2 0,05 M adalah.........
a. 1 x 10-9 c.
5 x 10-7 e. 1 x 10-4
b. 2 x 10-9 d.
2 x 10-4
31.
Larutan
AgI memiliki kelarutan sebesar 9,5 x 10-9 mol/L. Bila larutan AgI
ini dimasukkan kedalam larutan Ag2CrO4 0,05 M, maka
kelarutan AgI dalam Ag2CrO4 tersebut adalah....
a.
9,02
x 10-16 mol/L d.
1,55 x 10-14 mol/L
b.
2,00
x 10-15 mol/L e.
5,02 X 10-10 mol/L
c.
2,01
x 10-14 mol/L
32.
Banyaknya
Ag2CrO4 (Mr = 224) yang dapat larut dalam 500 mL AgNO3
0,1 M adalah.....(Ksp Ag2CrO4 = 2 x 10-10)
a.
2,24
x 10-6 g d.
4,48 x 10-8 g
b.
22,4
x 10-8 g e.
9,96 x 10-8 g
c.
2,24
x 10-8 g
33.
Salah
satu faktor yang mempengaruhi kelarutan suatu zat adalah tingkat keasaman suatu
larutan (pH). Berikut ini pernyataan yang benar mengenai hal tersebut adalah...
a.
Suatu
larutan yang bersifat asam cenderung memperkecil kelarutan suatu zat
b.
Suatu
larutan yang bersifat asam cenderung memperbesar kelarutan suatu zat
c.
Suatu
larutan yang bersifat asam cenderung tidak berpengaruh terhadap kelarutan suatu
zat
d.
Suatu
larutan yang bersifat basa memiliki kelarutan yang sama dengan air murni
e.
Suatu
larutan yang bersifat basa dan bersifat asam memiliki kelarutan yang sama
34.
Tingkat
keasamaan larutan (pH) dapat mempengaruhi kelarutan dari berbagai zat. Suatu
basa umumnya sukar larut dalam larutan....
a.
Basa d. Gula
b.
asam e.
Benzena
c.
Air
35.
Pada
kelarutan Zn(OH)2, bila larutan tersebut berada dalam suasana lebih
asam, maka...
a.
Konsentrasi
ion hidroksida berkurang
b.
Konsentrasi
ion hidroksida bertambah
c.
Konsentrasi
ion hidroksida tetap
d.
Konsentrasi
ion Zn2+ (aq) berkurang
e.
Seng
hidroksida lebih sukar larut
36. Kalsium karbonat dalam pualam dan batu kapur memiliki
kelarutan yang lebih besar bila dilarutkan dalam larutan....
a. Air netral d.
buffer basa
b. Basa e. alkohol
c. Asam
37.
Kelarutan
garam dimana anionnya adalah basa lemah atau basa kuat yang berbeda dipengaruhi
oleh pH. Seperti pada Kalsium Florida yang memiliki kesetimbangan :
CaF2 (s)
Ca2+
(aq) + 2F- (aq) Ksp = 3,9 x 10-11
Jika larutan dibuat lebih asam, maka .......
a. Konsentrasi ion kalsium akan
turun
b. Konsentrasi ion kalsium akan naik
c. Konsentrasi ion Florida bertambah
d. ion kalsium bereaksi dengan ion
hidronium
e. Kelarutan garam Florida turun
38. Ksp
Zn(OH)2 pada ToC adalah 2 x 10-27, jika Zn(OH)2 dilarutkan dalam larutan
dengan pH = 8, maka konsentrasi maksimum ion Zn2+ yang dapat larut
adalah....
a. 2 x 10-14 c. 2 x 10-15 e.
2 x 10-18
b. 2 x 10-16 d. 2 x 10-17
39. Kelarutan
Mg(OH)2 dalam air sebesar 5x10-2 mol/L, maka
kelarutan jenuh L(OH)2 dalam air mempunyai pH sebesar.......
a. 10,3 c. 1,2 e.
3,7
b. 9,7 d. 13
40. Diketahui hasil kali kelarutan Mg(OH)2
= 2 x 10-12, maka
kelarutan Mg(OH)2 pada larutan yang mempunyai pH = 12 adalah........
a. 2 x 10-4 mol/L c. 2 x 10-6 mol/L e. 2 x 10-8 mol/L
Langganan:
Postingan (Atom)